KORELASI SKENARIO PERJALANAN HIDUP MANUSIA DAN URUTAN SURAH SERTA JUZ DALAM AL-QUR’AN

Posted: 10 September 2011 in Tak terkategori

Mengapa ayat yang pertama kali turun, Iqro’ (Surah Al- Alaq 1-5) ditempatkan pada surah ke 96, sementara Al-Fatihah yang bukan urutan pertama kali justru diletakkan pada urutan pertama dalam Al-Qur’an? Maha Besar Allah yang telah menciptakan segala sesuatu dengan ukuran tertentu.

Setiap posisi pasti memiliki fungsi dan perannya masing-masing. Mustahil Rosululloh menempatkan urutan surah seperti pada Al-Qur’an Seperti sekarang ini tanpa memberikan gambaran akan fungsi dan perannya masing-masing dari surah tersebut. Menariknya apabila urutan surah diibaratkan seperti perkembangan dan perjalanan hidup manusia, akan terlihat betapa Allah SWT menciptakan segala sesuatu dengan ukuran tertentu.

  1. Usia 0 s/d 1 tahun

Surah pertama adalah Al-Fatihah yang berarti pembukaan. Pada usia ini, si anak mulai belajar untuk mengenali lingkungan. Bila dikorelasikan dengan juz pertama yang terdiri dari Surah Al-Baqarah (sapi betina), dan dengan memahami bahwa sapi betina menghasilkan susu, bisa diinterpretasikan bahwa di usia ini anak sangat membutuhkan susu murni dalam pertumbuhannya

  1. Usia 1 s/d 2 tahun

Surah ke dua adalah Al-Baqarah, dan juz kedua adalah surah Al-Baqarah ayat 142 s/d 252. Karena masih berhubungan dengan surah Al-Baqarah, berarti anak di usia 2 tahun ini masih tetap membutuhkan peranan susu murni dalam proses penyempurnaan struktur tubuhnya.

  1. Usia 2 s/d 3 tahun

Anak pada usia 3 tahun sudah terlepas dari ketergantungan susu dari ibunya. Oleh karena itu pada juz 3 terdapat surah Al-Baqarah ayat 253 s/d 286 dan Ali Imran ayat 1 s/d 91. Tidak ada seorang pria yang dapat menyusui, karena itu disini proses menyusui dihentikan dengan surah Ali Imran ini. Andai saja surah setelah Al-Baqarah adalah An-Nisaa, pasti proses menyusui masih tetap berlnjut.

  1. Usia 3 s/d 4 tahun

Surah ke empat adalah An-Nisaa, pada usia empat tahun, seorang anak pada umumnya akan dekat dengan ibunya. Sehingga peran ibu sangat besar dalam menumbuhkembangkan mental dan psikologi anak. Begitu seterusnya

  1. Usia 17 tahun

Usia ini sering disebut sweet seventeen. Apakah ini hanya sekedar istilah,,? Surah ke 17 adalah Al-Isra’, artinya perjalanan di malam hari. Bila diartikan secara harfiah, anak di usia ini gemar berpergian di malam hari, baik itu kegiatan positif maupun negatif. Dalam interpretasi lain, perjalanan malam hari bisa dianalogikan dengan mimpi. Sebab manusia biasanya tidur dimalam hari. Dalam usia ini, anak senang sekali bermimpi atau berfantasi menjadikan dirinya seperti si A, atau B. Bisa dikatakan usia ini rawan akan jati diri. Oleh karena itu usia ini sangat fatal apabila salah mendidik ataupun bergaul.

Surah Al-Isra’ memiliki 111 ayat. Surah ke 111 sendiri adalah Al-Lahab (gejolak api), yang menandakan bahwa anak pada usia ini sering dihinggapi kejenuhan dan mudah sekali tersulut emosinya.

Bila nomor surah dan jumlah ayatnya ditambahkan, hasilnya adalah 128 (17 + 111). Hanya ada satu surah yang memiliki jumlah ayat 128, yaitu surah An-Nahl, artinya lebah. Sebagian besar lebah menghasilkan madu, dan madu berasa manis. Inilah yang tadi dikatakan sweet seventeen.

Penjelasan singkat dan sederhana tadi membuktikan betapa terstrukturnya Al-Qur’an, dan betapa luasnya ilmu di dalam Al-Qur’an. Jika kita mau mengkajinya. (are_v)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s