latar belakang kemandirian ekonomi

Posted: 3 July 2011 in Tak terkategori

Bangsa Indonesia yang elok dan kaya akan sumber daya alam, memberikan gambaran nyata akan kemakmuran negeri ini. Tidak banyak negara yang seberuntung Indonesia dalam hal Sumber Daya Alam (SDA). Lautan yang terhampar luas, menyimpan kekayaan alam dan sumber penghidupan yang baik bagi masyarakat. Jajaran kepulauan yang subur siap untuk dikelola penghuninya. Indonesia tercatat memiliki 128 gunung api, 90 di antaranya masih aktif dan selalu menunjukkan aktivitas vulkanismenya. Selain itu, terdapat tidak kurang dari 400 gunung api yang telah mati. Sebuah gunung dianggap telah mati jika sejak tahun 1600 tidak lagi menunjukkan adanya gejala vulkanisme. Banyaknya gunung api ini memengaruhi jenis dan kesuburan tanah, karena proses vulkanisme dapat menghasilkan tanah baru dan debu hasil letusannya mampu menyuburkan tanah. Hal inilah yang menyebabkan sebagian besar wilayah Indonesia merupakan lahan yang subur. Selain itu, banyaknya gunung api juga berpengaruh terhadap kondisi cuaca, khususnya curah hujan sebagai akibat dari proses orografis, serta ketersediaan air tawar karena banyak terdapat mata air di lereng-lerengnya yang menimbulkan aliran sungai. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah “Mampukah kita sebagai penghuni memanfaatkan Sumber Daya Alam yang tersedia?”.

 

Pertanyaan di atas harus dijawab dengan kapabilitas dari setiap komponen yang menghuni tempat bersumber daya alam melimpah tersebut. Kapabilitas atau kemampuan ini biasa disebut Sumber Daya Manusia (SDM).  Jumlah penduduk Indonesia adalah 205,8 juta jiwa (BPS, 2005). Berdasarkan jumlah penduduk tersebut, Indonesia menempati urutan keempat dunia setelah Amerika Serikat, urutan ketiga di Asia setelah India dan merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar di kawasan Asia Tenggara. Berdasarkan dari data-data kependudukan yang ada, persebaran penduduk di beberapa wilayah di Indonesia masih belum merata. Sekitar 60% penduduk Indonesia masih terkonsentrasi di Pulau Jawa.

 

Dalam kenyataan ini, Pasuruan sebagai salah satu kota di Jawa Timur, dapat merepresentasikan kondisi bangsa Indonesia. SDA yang melimpah diikuti dengan kepadatan populasi yang semakin bertambah, menjadi alasan kuat representasi tersebut. Mulai dari pegunungan sampai pada lautan, tersedia dalam wilayah Pasuruan ini. Sungguh kaya bumi Pasuruan ini. Pasuruan juga mendapat julukan sebagai kota industri, dikarenakan memang terdapat beragam industri mulai dari industri rumah tangga sampai industri berskala ekspor. Dalam konteks rasional, seharusnya kehidupan masyarakat sudah pasti sejahtera dalam hal ekonomi, tapi pada kenyataannya hal itu tidak sepenuhnya benar. Masih terdapat banyak sekali warga yang hidup di bawah garis kemiskinan. Apa penyebabnya? Bagaimana solusinya?

 

Kembali lagi pada yang disebut SDM. Kemampuan dan kemandirian mayarakat Pasuruan-lah yang harus di tingkatkan untuk mengelola kekayaan alam yang terhampar luas. Kebanyakan masyarakat bergantung pada lapangan kerja yang tersedia. Mereka berebut untuk menempati lapangan kerja tersebut, padahal masih ada banyak peluang untuk menciptakan lapangan kerja yang baru. Kemandirian ekonomi setiap masyarakat menjadi penentu kesejahteraan masyarakat itu sendiri.

 

Mendidik kemandirian ekonomi sebuah masyarakat bukanlah semudah membalikkan telapak tangan. Diperlukan kerja keras dan waktu yang lama untuk benar – benar menciptakan masyarakat yang mandiri. Kunci utama dari sebuah masyarakat terletak pada generasi mudanya. Jika generasi muda dalam sebuah masyarakat memiliki jangkauan berpikir luas dan terbiasa dengan konsep jauh ke depan, sudah dapat dipastikan bahwa kesejahteraan masyarakat tersebut beberapa tingkat lebih tinggi dari pada masyarakat pada umumnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s